<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>blog.masanto.web.id</title>
	<atom:link href="http://blog.masanto.web.id/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.masanto.web.id</link>
	<description>latihan exspresikan diri</description>
	<lastBuildDate>Sat, 12 Jun 2010 00:07:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Hasil Test Koneksi Internet Modem Router Wifi dengan Antena Yagi</title>
		<link>http://blog.masanto.web.id/?p=96</link>
		<comments>http://blog.masanto.web.id/?p=96#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Jun 2010 00:02:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[antena]]></category>
		<category><![CDATA[modem]]></category>
		<category><![CDATA[wifi]]></category>
		<category><![CDATA[yagi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.masanto.web.id/?p=96</guid>
		<description><![CDATA[Berikut hasil test koneksi internet modem router dengan antena Yagi: Lumayan untuk downloadnya&#8230;,hampir 1 Mbps. Cuman Uploadnya aja yg masih kurang gede, kalo cuman dapat angka segini berapa client ya  yang bisa ikut barengan&#8230;??]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut hasil test koneksi internet modem router dengan antena Yagi:</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><img title="speedtest 1" src="http://www.speedtest.net/result/844618217.png" alt="speedtest 1" width="300" height="135" /><p class="wp-caption-text">speedtest 1</p></div>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><img title="speedtest 2" src="http://www.speedtest.net/result/844622681.png" alt="speedtest 2" width="300" height="135" /><p class="wp-caption-text">speedtest 2</p></div>
<p>Lumayan untuk downloadnya&#8230;,hampir 1 Mbps. Cuman Uploadnya aja yg masih kurang gede, kalo cuman dapat angka segini berapa client ya  yang bisa ikut barengan&#8230;?? <img src='http://blog.masanto.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.masanto.web.id/?feed=rss2&amp;p=96</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Queue dengan SRC-NAT dan WEB-PROXY</title>
		<link>http://blog.masanto.web.id/?p=90</link>
		<comments>http://blog.masanto.web.id/?p=90#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2009 08:06:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.masanto.web.id/?p=90</guid>
		<description><![CDATA[Pada penggunaan queue (bandwidth limiter), penentuan CHAIN pada MENGLE sangat menentukan jalannya sebuah rule. Jika kita memasang SRC-NAT dan WEB-PROXY pada mesin yang sama, sering kali agak sulit untuk membuat rule QUEUE yang sempurna. Penjelasan detail mengenai pemilihan CHAIN, dapat dilihat pada manual Mikrotik di sini. Percobaan yang dilakukan menggunakan sebuah PC dengan Mikrotik RouterOS [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada penggunaan queue (bandwidth limiter), penentuan CHAIN pada MENGLE sangat menentukan jalannya sebuah rule. Jika kita memasang SRC-NAT dan WEB-PROXY pada mesin yang sama, sering kali agak sulit untuk membuat rule QUEUE yang sempurna. Penjelasan detail mengenai pemilihan CHAIN, dapat dilihat pada manual Mikrotik di sini.</p>
<p>Percobaan yang dilakukan menggunakan sebuah PC dengan Mikrotik RouterOS versi 2.9.28. Pada mesin tersebut, digunakan 2 buah interface, satu untuk gateway yang dinamai PUBLIC dan satu lagi untuk jaringan lokal yang dinamai LAN.  <span id="more-90"></span></p>
<p>[admin@instaler] &gt; in pr<br />
Flags: X &#8211; disabled, D &#8211; dynamic, R &#8211; running<br />
#    NAME       TYPE    RX-RATE    TX-RATE    MTU<br />
0  R public     ether   0          0          1500<br />
1  R lan        wlan    0          0          1500</p>
<p>Dan berikut ini adalah IP Address yang digunakan. Subnet 192.168.0.0/24 adalah subnet gateway untuk mesin ini.</p>
<p>[admin@instaler] &gt; ip ad pr<br />
Flags: X &#8211; disabled, I &#8211; invalid, D &#8211; dynamic<br />
#  ADDRESS           NETWORK      BROADCAST      INTERFACE<br />
0  192.168.0.217/24  192.168.0.0  192.168.0.255  public<br />
1  172.21.1.1/24     172.21.1.0   172.21.1.255   lan</p>
<p>Fitur web-proxy dengan transparan juga diaktifkan.</p>
<p>[admin@instaler] &gt; ip web-proxy pr<br />
enabled: yes<br />
src-address: 0.0.0.0<br />
port: 3128<br />
hostname: &#8220;proxy&#8221;<br />
transparent-proxy: yes<br />
parent-proxy: 0.0.0.0:0<br />
cache-administrator: &#8220;webmaster&#8221;<br />
max-object-size: 4096KiB<br />
cache-drive: system<br />
max-cache-size: none<br />
max-ram-cache-size: unlimited<br />
status: running<br />
reserved-for-cache: 0KiB<br />
reserved-for-ram-cache: 154624KiB</p>
<p>Fungsi MASQUERADE diaktifkan, juga satu buah rule REDIRECTING untuk membelokkan traffic HTTP menuju ke WEB-PROXY</p>
<p>[admin@instaler] ip firewall nat&gt; pr<br />
Flags: X &#8211; disabled, I &#8211; invalid, D &#8211; dynamic<br />
0   chain=srcnat out-interface=public<br />
src-address=172.21.1.0/24 action=masquerade<br />
1   chain=dstnat in-interface=lan src-address=172.21.1.0/24<br />
protocol=tcp dst-port=80 action=redirect to-ports=3128</p>
<p>Berikut ini adalah langkah terpenting dalam proses ini, yaitu pembuatan MANGLE. Kita akan membutuhkan 2 buah PACKET-MARK. Satu untuk paket data upstream, yang pada contoh ini kita sebut test-up. Dan satu lagi untuk paket data downstream, yang pada contoh ini kita sebut test-down.</p>
<p>Untuk paket data upstream, proses pembuatan manglenya cukup sederhana. Kita bisa langsung melakukannya dengan 1 buah rule, cukup dengan menggunakan parameter SRC-ADDRESS dan IN-INTERFACE. Di sini kita menggunakan chain prerouting. Paket data untuk upstream ini kita namai test-up.</p>
<p>Namun, untuk paket data downstream, kita membutuhkan beberapa buah rule. Karena kita menggunakan translasi IP/masquerade, kita membutuhkan Connection Mark. Pada contoh ini, kita namai test-conn.</p>
<p>Kemudian, kita harus membuat juga 2 buah rule. Rule yang pertama, untuk paket data downstream non HTTP yang langsung dari internet (tidak melewati proxy). Kita menggunakan chain forward, karena data mengalir melalui router.</p>
<p>Rule yang kedua, untuk paket data yang berasal dari WEB-PROXY. Kita menggunakan chain output, karena arus data berasal dari aplikasi internal di dalam router ke mesin di luar router.</p>
<p>Paket data untuk downstream pada kedua rule ini kita namai test-down.</p>
<p>Jangan lupa, parameter passthrough hanya diaktifkan untuk connection mark saja.</p>
<p>[admin@instaler] &gt; ip firewall mangle print<br />
Flags: X &#8211; disabled, I &#8211; invalid, D &#8211; dynamic<br />
0   ;;; UP TRAFFIC<br />
chain=prerouting in-interface=lan<br />
src-address=172.21.1.0/24 action=mark-packet<br />
new-packet-mark=test-up passthrough=no</p>
<p>1   ;;; CONN-MARK<br />
chain=forward src-address=172.21.1.0/24<br />
action=mark-connection<br />
new-connection-mark=test-conn passthrough=yes</p>
<p>2   ;;; DOWN-DIRECT CONNECTION<br />
chain=forward in-interface=public<br />
connection-mark=test-conn action=mark-packet<br />
new-packet-mark=test-down passthrough=no</p>
<p>3   ;;; DOWN-VIA PROXY<br />
chain=output out-interface=lan<br />
dst-address=172.21.1.0/24 action=mark-packet<br />
new-packet-mark=test-down passthrough=no</p>
<p>Untuk tahap terakhir, tinggal mengkonfigurasi queue. Di sini kita menggunakan queue tree. Satu buah rule untuk data dowstream, dan satu lagi untuk upstream. Yang penting di sini, adalah pemilihan parent. Untuk downstream, kita menggunakan parent lan, sesuai dengan interface yang mengarah ke jaringan lokal, dan untuk upstream, kita menggunakan parent global-in.</p>
<p>[admin@instaler] &gt; queue tree pr<br />
Flags: X &#8211; disabled, I &#8211; invalid<br />
0   name=&#8221;downstream&#8221; parent=lan packet-mark=test-down<br />
limit-at=32000 queue=default priority=8<br />
max-limit=32000 burst-limit=0<br />
burst-threshold=0 burst-time=0s</p>
<p>1   name=&#8221;upstream&#8221; parent=global-in<br />
packet-mark=test-up limit-at=32000<br />
queue=default priority=8<br />
max-limit=32000 burst-limit=0<br />
burst-threshold=0 burst-time=0s</p>
<p>Variasi lainnya, untuk bandwidth management, dimungkinkan juga kita menggunakan tipe queue PCQ, yang bisa secara otomatis membagi trafik per client.</p>
<p>Sumber: <a title="Mikrotik Id" href="http://mikrotik.co.id" target="_blank">Mikrotik.Co.Id</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.masanto.web.id/?feed=rss2&amp;p=90</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>J2ME</title>
		<link>http://blog.masanto.web.id/?p=82</link>
		<comments>http://blog.masanto.web.id/?p=82#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Dec 2009 04:57:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pemograman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.masanto.web.id/?p=82</guid>
		<description><![CDATA[1. Kelebihan perangkat mobile Kelebihan yang dimiliki perangkat mobile berupa akses ke berbagai macam jaringan atau perangkat lainnya bisa membuat perangkat tersebut bisa dijadikan target utama serangan virus. Apalagi saat ini gejala tersebut makin jelas. Pengguna perangkat mobile semakin lama semakin menunjukkan gejala meningkat. Macam aplikasinyapun semakin banyak pula yang membuatnya berhubungan dengan beragam penyedia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>1. Kelebihan perangkat mobile</strong></p>
<ul>
<li>
<div>Kelebihan yang dimiliki perangkat mobile berupa akses ke berbagai macam jaringan atau perangkat lainnya bisa membuat perangkat tersebut bisa dijadikan target utama serangan virus. Apalagi saat ini gejala tersebut makin jelas. Pengguna perangkat mobile semakin lama semakin menunjukkan gejala meningkat. Macam aplikasinyapun semakin banyak pula yang membuatnya berhubungan dengan beragam penyedia layanan. Sehingga kalau suatu sistem pengaman konvensional (yang kita gunakan sehari-hari) selalu memonitor virus-virus baru, maka sistem tersebut dimasa datang diharapkan dapat memonitor kode-kode yang datang dan dikirim menuju perangkat mobile. Tentu saja kebijaksanaan ini akan mendorong terciptanya software untuk antivirus perangkat mobile dan juga content filtering-nya.</div>
</li>
<li>
<div>Interface sangat mudah</div>
</li>
<li>
<div>Jenis aplikasi sangat beragam, bahkan dapat digunakan untuk aplikasi berat</div>
</li>
</ul>
<p><strong>2. Gambar siklus hidup MIDlet dalam pemrograman mobile J2ME.</strong><br />
<img style="width: 450px; height: 292px;" src="http://blog.masanto.web.id/wp-content/uploads/2009/12/siklus.jpg" border="0" alt="siklus" hspace="0" width="450" height="292" align="middle" /></p>
<blockquote><p>Gambar Siklus MIDlet<span id="more-82"></span></p></blockquote>
<ul>
<li>
<div>Kehidupan MIDlet dimulai ketika di-instantiate oleh AMS. MIDlet pada awalnya masuk status &#8220;Pause&#8221; setelah perintah baru dibuat. AMS memanggil constructor public tanpa argumen dari MIDlet. Jika sebuah exception terjadi dalam constructor, MIDlet memasuki status &#8220;Destroyed&#8221; dan membuangnya segera.</div>
</li>
<li>
<div>MIDlet masuk ke dalam status &#8220;Active&#8221; atas pemanggilan method startUp() oleh AMS.</div>
</li>
<li>
<div>MIDlet masuk ke dalam status &#8220;Destroyed&#8221; ketika AMS memanggil method destroyApp(). Status ini juga kembali diakses ketika method notifyDestroyed() kembali dengan sukses kepada aplikasi.</div>
</li>
</ul>
<p><strong>3. pengertian CLDC dan MIDP</strong></p>
<ul>
<li>CLCD adalah perangkat dasar dari J2ME, spesifikasi dasar yang berupa library dan API yang diimplementsikan pada J2ME seperti yang digunakan pada telepon sellular, pager, dan PDA.<br />
Spesifikasi CLDC pada J2ME adalah spesifikasi minimal dari package, kelas dan sebagai fungsi Java Virtual Machine yang dikurangi agar dapat diimplementasikan dengan keterbatasan sumber daya pada alat-alat tersebut</li>
<li>MIDP adalah spesifikasi untuk sebuah profile J2ME. MIDP memiliki lapisan diatas CLDC , API tambahan untuk daur hidup aplikasi, antarmuka, jaringan dan penyimpanan persisten.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.masanto.web.id/?feed=rss2&amp;p=82</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Class, Object, Pewarisan, Override, dan Overload&#8230;.di Java.</title>
		<link>http://blog.masanto.web.id/?p=79</link>
		<comments>http://blog.masanto.web.id/?p=79#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Dec 2009 23:09:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pemograman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.masanto.web.id/?p=79</guid>
		<description><![CDATA[Definisi dari class dan object; &#8221; Class adalah blueprint, atau prototype, yang mendefinisikan variable dan method-method pada seluruh object tertentu. &#8221; Object adalah sekumpulan software yang terdiri dari variable dan method-method terkait. Keuntungan dari pewarisan dan kapan ini dibutuhkan ? &#8221; Keuntungan dari pewarisan adalah pemrogram atau programmer dapat menciptakan class baru dari class yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Definisi dari class dan object;</strong><br />
&#8221; Class adalah blueprint, atau prototype, yang mendefinisikan variable dan method-method pada seluruh object tertentu.<br />
&#8221; Object adalah sekumpulan software yang terdiri dari variable dan method-method terkait.</p>
<p><strong>Keuntungan dari pewarisan dan kapan ini dibutuhkan ?<br />
</strong>&#8221; Keuntungan dari pewarisan adalah pemrogram atau programmer dapat menciptakan class baru dari class yang sudah ada, sehingga tidak perlu menuliskan code dari nol ataupun pengulangannya, namun tetap bisa menambahkan attribute dan atau method unik dari class itu sendiri&#8221;.</p>
<p><strong>Override:</strong></p>
<p>a. mendefinisikan method dengan nama sama pada class yang berbeda.<br />
b. konsep dapat di manfaatkan dalam beberapa kasus inheritance, di mana menginginkan penamaan method dengan nama sama namunberbeda dalam impelementasinya.</p>
<p><strong>Overload:</strong></p>
<p>a. mendefinisikan method dengan nama sama dalam satu class.<br />
b. Konsep sering di gunakan dalam penggunaan constructor.</p>
<p><strong>File Tugas P03-04:</strong></p>
<p>Silahkan Di Download <a href="http://blog.masanto.web.id/wp-content/uploads/2009/12/mJENI09-Kristanto_Tri_Utomo-Tugas_OOP.zip">mJENI09-Kristanto_Tri_Utomo-Tugas_OOP</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.masanto.web.id/?feed=rss2&amp;p=79</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tutorial Cara Compile File java di Linux</title>
		<link>http://blog.masanto.web.id/?p=75</link>
		<comments>http://blog.masanto.web.id/?p=75#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Dec 2009 09:07:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pemograman]]></category>
		<category><![CDATA[jarc]]></category>
		<category><![CDATA[java]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.masanto.web.id/?p=75</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini sedikit tutorial bagaimana meng-compile file java di linux OS; Bukalah console di linux. Misalnya di lingkungan Ubuntu, kita dapat mengakses Applications-&#62;Accessories&#62;Terminal. Lakukan change directory ke directory yang sudah dipersiapkan. Untuk dapat sukses melakukan kompilasi dan meluncurkan aplikasi, set-lah setidaknya dua buah variabel lingkungan, yaitu : Variabel lingkungan PATH harus memuat directory di mana [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut ini sedikit tutorial bagaimana meng-compile file java di linux OS;</p>
<ol>
<li>Bukalah console di linux. Misalnya di lingkungan Ubuntu, kita dapat mengakses Applications-&gt;Accessories&gt;Terminal. Lakukan change directory  ke directory yang sudah dipersiapkan.</li>
<li>Untuk dapat sukses melakukan kompilasi dan  meluncurkan aplikasi, set-lah setidaknya dua buah variabel lingkungan, yaitu : Variabel lingkungan PATH harus memuat directory di mana perintah java dan javac.<span id="more-75"></span><br />
Contoh untuk menge-set variabel lingkungan PATH :<br />
$ export PATH=/home/lab/jdk1.6.0_13/bin:$PATH<br />
Variabel lingkungan CLASSPATH harus memuat directory di mana file .class dari aplikasi berada. Contoh untuk menge-set variabel  lingkungan CLASSPATH :<br />
$ export CLASSPATH=/home/lab/tugas</li>
<li>Melalui console, jalankan javac :<br />
$ javac Tugas1.java<br />
Apabila langkah-langkah di atas dikerjakan dengan benar, akan terdapat file Tugas1.class di dalam directory yang sama.</li>
<li>Ceklah dengan:<br />
$ ls</li>
</ol>
<p>Selamat mencoba, semoga bermanfaat..:)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.masanto.web.id/?feed=rss2&amp;p=75</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tutorial Tentang Setting Variable JDK di Windows</title>
		<link>http://blog.masanto.web.id/?p=72</link>
		<comments>http://blog.masanto.web.id/?p=72#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Dec 2009 08:55:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pemograman]]></category>
		<category><![CDATA[jarc]]></category>
		<category><![CDATA[java]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.masanto.web.id/?p=72</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini beberapa langkah yang dibutuhkan untuk setting variable JDk di windows; 1. Klik kanan pada My Computer, pilih Properties System Properties di Windows 2. Klik tab Advanced, kemudian klik tombol Environment Variables Tab Advanced dan tombol Environment Variables 3. Akan muncul kotak dialog sebagai berikut: Kotak Dialog Environment Variables Pada area System Variables pilih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut ini beberapa langkah yang dibutuhkan untuk setting variable JDk di windows;</p>
<p>1. Klik kanan pada My Computer, pilih Properties<br />
<img src="http://blog.masanto.web.id/wp-content/uploads/2009/12/task01-01-sysprop.jpg" alt="task01-01-sysprop" width="225" height="269" /></p>
<p>System Properties di Windows</p>
<p>2. Klik tab Advanced, kemudian klik tombol Environment Variables<span id="more-72"></span><br />
<img src="http://blog.masanto.web.id/wp-content/uploads/2009/12/task01-02-click-advanced-ta.jpg" alt="task01-02-click-advanced-ta" width="260" height="299" /></p>
<p>Tab Advanced dan tombol Environment Variables</p>
<p>3. Akan muncul kotak dialog sebagai berikut:<br />
<img src="http://blog.masanto.web.id/wp-content/uploads/2009/12/task01-03-dialog-environmen.jpg" alt="task01-03-dialog-environmen" width="269" height="298" /></p>
<p>Kotak Dialog Environment Variables</p>
<p>Pada  area  System  Variables  pilih  pilihan  New  untuk menambah  system  variable  baru,  kemudian  isikan  variable  name  : JAVA_HOME,  dan  variable  value  :  lokasi  dari  instalasi  JDK<br />
<img src="http://blog.masanto.web.id/wp-content/uploads/2009/12/task01-04-adding-javahome-v.jpg" alt="task01-04-adding-javahome-v" width="300" height="124" /></p>
<p>Adding JAVA_HOME variable</p>
<p>Lalu, cari variable Path, klik  edit  untuk menambahkan  sub  variables  JAVA_HOME dengan  menuliskan  %JAVA_HOME%\BIN  di  belakang  variable<br />
<img src="http://blog.masanto.web.id/wp-content/uploads/2009/12/task01-05-edit-path-variabel.jpg" alt="task01-05-edit-path-variabel" width="269" height="298" /></p>
<p>Edit Path Variable</p>
<p>ketika tombol edit di klik, keluar berikut:<br />
<img src="http://blog.masanto.web.id/wp-content/uploads/2009/12/task01-06-dialog-edit-path.jpg" alt="task01-06-dialog-edit-path" width="300" height="124" /></p>
<p>Kotak Edit System Variable</p>
<p>Tambahkan %JAVA_HOME%\BIN di belakangnya.</p>
<p>Jika dibutuhkan, restartlah kompi anda&#8230;</p>
<p>4. Jika sudah, cek setting dengan mengakses command prompt (Start &gt; Run &gt; ketikkan cmd tekan Enter), di command prompt ketikkan java<br />
Jika benar, akan muncul seperti ini:<br />
<img src="http://blog.masanto.web.id/wp-content/uploads/2009/12/task01-07-cmd-java.jpg" alt="task01-07-cmd-java" width="300" height="150" /></p>
<p>Ketikkan java di Command Prompt</p>
<p>5. Ulangi langkah mengakses command prompt, kemudian ketikkan javac<br />
Jika benar, akan muncul seperti ini:<br />
<img src="http://blog.masanto.web.id/wp-content/uploads/2009/12/task01-08-cmd-javac.jpg" alt="task01-08-cmd-javac" width="300" height="150" /></p>
<p>Ketikkan javac di Command Prompt</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.masanto.web.id/?feed=rss2&amp;p=72</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kecepatan Flexi Unlimited Cukup Memuaskan</title>
		<link>http://blog.masanto.web.id/?p=62</link>
		<comments>http://blog.masanto.web.id/?p=62#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2009 23:00:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.masanto.web.id/?p=62</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari ini saya mencoba beberapa koneksi operator CDMA..(untuk uji coba..karena abis pindahan kerumah baru&#8230;). Dari hasil pengamatan dan uji coba ditempat saya..yang paling cepat dan lumayan ekonomis adalah punyanya Flexi yang model unlimited&#8230;baik itu harian ..mingguan ato bulanan.(bukannya iklan ..cuman sekedar share aja..) Berikut ini hasil test koneksi..dengan speedtest..waktu pagi hari..dan rata2 kalo pas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari ini saya mencoba beberapa koneksi operator CDMA..(untuk uji coba..karena abis pindahan kerumah baru&#8230;).</p>
<p>Dari hasil pengamatan dan uji coba ditempat saya..yang paling cepat dan lumayan ekonomis adalah punyanya Flexi yang model unlimited&#8230;baik itu harian ..mingguan ato bulanan.(bukannya iklan ..cuman sekedar share aja..)</p>
<p>Berikut ini hasil test koneksi..dengan speedtest..waktu pagi hari..dan rata2 kalo pas tidak begitu sibuk jaringannya..dapatnya juga seperti tampilan dibawah..</p>
<p><a href="http://www.speedtest.net/result/580388082.png"><img alt="" hspace="0" src="http://www.speedtest.net/result/580388082.png" align="baseline" border="0" /></a></p>
<p>Semoga tidak cuma depannya aja yg bagus ..tapi tetap istiqomah kecepatannya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.masanto.web.id/?feed=rss2&amp;p=62</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Speedy akhirnya balik lagi&#8230;setelah off hampir 1,5 bulan&#8230;</title>
		<link>http://blog.masanto.web.id/?p=61</link>
		<comments>http://blog.masanto.web.id/?p=61#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Sep 2009 05:36:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.masanto.web.id/?p=61</guid>
		<description><![CDATA[Bersamaan dengan hari pertama pelajaran sekolah&#8230;tanggal 29 September 2009 setelah liburan panjang selama lebaran&#8230;, internet speedy disekolahan akhirnya balik juga. Setelah sebelumnya internet juga ikut berpuasa selama 1 bulan penuh ditambah syawalan.. Terimakasih kami ucapkan kepada jajaran teknisi telkom yang sudah bekerja keras untuk memperbaiki kerusakan pasca perpindahan jaringan telkom didaerah kami&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bersamaan dengan hari pertama pelajaran sekolah&#8230;tanggal 29 September 2009 setelah liburan panjang selama lebaran&#8230;, internet speedy disekolahan akhirnya balik juga.</p>
<p>Setelah sebelumnya internet juga ikut berpuasa selama 1 bulan penuh ditambah syawalan.. <img src='http://blog.masanto.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Terimakasih kami ucapkan kepada jajaran teknisi telkom yang sudah bekerja keras untuk memperbaiki kerusakan pasca perpindahan jaringan telkom didaerah kami&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.masanto.web.id/?feed=rss2&amp;p=61</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Speed Speedy akhirnya kembali juga&#8230;</title>
		<link>http://blog.masanto.web.id/?p=56</link>
		<comments>http://blog.masanto.web.id/?p=56#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2009 08:27:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.masanto.web.id/?p=56</guid>
		<description><![CDATA[Setelah kecepatan speedy tempat kami terkapar&#8230; selama beberapa minggu. Sudah komplain sana sini dak segera beres, dengan gejala awal sering disconect sendiri dan kecepatan dari modemnya udah naik turun (kayak tegangan PLN di Lab Komputer tempat kami ), minggu ini setelah libur bersama kemarin alhamdulillah normal lagi&#8230; Hal ini ditunjukkan dengan kecepatan-nya yang kembali keposisi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah kecepatan speedy tempat kami terkapar&#8230; selama beberapa minggu. Sudah komplain sana sini dak segera beres, dengan gejala awal sering disconect sendiri dan kecepatan dari modemnya udah naik turun (kayak tegangan PLN di Lab Komputer tempat kami <img src='http://blog.masanto.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  ), minggu ini setelah libur bersama kemarin alhamdulillah normal lagi&#8230;</p>
<p>Hal ini ditunjukkan dengan kecepatan-nya yang kembali keposisi normal seperti image bibawah&#8230;</p>
<p><a title="Speed Speedy 12032009" href="&lt;a href=" http:=""><img src="http://www.speedtest.net/result/427954145.png" /></a></p>
<p>Semoga kesehatan jaringan ditempat kami sehat selalu, dan dapat beraktifitas seperti sedia kala&#8230;, amin&#8230; <img src='http://blog.masanto.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.masanto.web.id/?feed=rss2&amp;p=56</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Internet Safe with IM2</title>
		<link>http://blog.masanto.web.id/?p=48</link>
		<comments>http://blog.masanto.web.id/?p=48#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Dec 2008 05:52:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[filter]]></category>
		<category><![CDATA[im2]]></category>
		<category><![CDATA[safe]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.masanto.web.id/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[Langsung to the point (bukan maksud ingin iklan tetapi hanya mau berbagi pengalaman ), didalam member zone IM2 teryata ada fasilitas untuk filter keamanan dan kenyaman dalam akses internet ayng namanya NetSAFE. Berikut ini definisi resminya dari pihak IM2; &#8220;Internet Safe (netSAFE) layanan yg disediakan bagi pelanggan yang memberikan keamanan &#38; kenyamanan dalam melakukan akses [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-full wp-image-51 alignleft" title="nsafe" src="http://blog.masanto.web.id/wp-content/uploads/2008/12/nsafe.jpg" alt="nsafe" width="150" height="236" /></p>
<p>Langsung to the point (bukan maksud ingin iklan tetapi hanya mau berbagi pengalaman <img src='http://blog.masanto.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  ), didalam member zone IM2 teryata ada fasilitas untuk filter keamanan dan kenyaman dalam akses internet ayng namanya <strong>NetSAFE</strong>. Berikut ini definisi resminya dari pihak IM2;</p>
<blockquote><p><em>&#8220;<strong>Internet Safe (netSAFE)</strong> layanan yg disediakan bagi pelanggan yang memberikan keamanan &amp; kenyamanan dalam melakukan akses internet, sehingga jika terdapat konten yang tidak layak, seperti pornografi, kekerasan, perjudian, terorisme, virus, spam, dan lain sebagainya, tidak dapat diakses oleh pelanggan. Layanan ini masih bersifat Beta, sehingga belum ada jaminan seratus persen bahwa semua konten tersaring oleh sistem.&#8221;</em></p></blockquote>
<p>Cara aktifkannya sebagai berikut;<span id="more-48"></span></p>
<ul>
<li>
<div>Masuk ke <strong>Member Zone</strong> IM2 <a title="IM2" href="https://www.indosatm2.com" target="_blank">disini</a>, masukkan username n password account IM2-nya</div>
</li>
<li>
<div>Kemudian klik tab Internet Safe pada sidebar sebelah kanan,</div>
</li>
</ul>
<blockquote><p><img src="http://blog.masanto.web.id/wp-content/uploads/2008/12/im2.jpg" alt="IM2" width="460" height="184" /></p></blockquote>
<ul>
<li>
<div>Enable-kan pilihan <strong>Internet Safe</strong>, kemudian klik <strong>Change Feature,</strong></div>
</li>
</ul>
<blockquote><p><img src="http://blog.masanto.web.id/wp-content/uploads/2008/12/netsafe.jpg" alt="netsafe" width="460" height="234" /></p></blockquote>
<p>Nah.., selesai setting NetSAFE internet IM2 kita. Sekarang tinggal uji coba koneksi ke &#8220;<em>konten yang tidak layak&#8221; <img src='http://blog.masanto.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  , </em>kalo muncul tampilan berikut di halaman browser kita berarti setting NetSAFE udah jalan.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://blog.masanto.web.id/wp-content/uploads/2008/12/accesrest.jpg" alt="accesRest" width="460" height="237" /></p>
<p>Selamat mencoba dan menikmati kenyamanannya <img src='http://blog.masanto.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  .</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.masanto.web.id/?feed=rss2&amp;p=48</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
